Senin, 21 Juni 2010

nyahahahah, TAEMIN FANFIC PART 6

Sekeliling gelap dan rasa sakit kaki ku sudah tidak terasa. Dan akhirnya aku bisa membuka mataku. Tak perlu bertanya, aku sudah tau aku di rumah sakit.
Taemin: nia-noona! Aah, syukurlah kau sudah sadar….
Saya: jangan menelpon ayah ku ya.
Taemin: tapi, pihak sekolah sudah menelpon nya…
Saya: ah, bodoh sekali.
Ah, aku benci bau obat.
Saya: aku mau pulang.
Taemin: tapi kau harus rawat inap?
Saya: kau saja yang menginap disini.
Kaki ku senut-senut dan tiba-tiba menjadi sangat sakit.
Taemin: ku bilang juga apa… sakit bukan?
Saya: bukan.
Ya Tuhan, ini sakit sekali. Siapa sih yang menusuk ku itu? Apa suruhannya jung hyo?
Aduuuh, ini sakit sekali. Betis bekas sayatan itu terasa seperti sedang di gergaji. Sangking sakitnya akhirnya aku meringis.
Taemin: betis mu baru selesai di jahit.
Saya: apa?! Sedalam itukah lukanya sampai2 harus dijahit??
Taemin: memang sayatannya dalam…
Saya: kau lihat siapa yang menyayat kaki ku tadi?
Taemin: aku keburu panik waktu kau sudah berdarah dan mau jatuh jadi aku tidak lihat, tapi… pihak sekolah sedang mengurus itu… tenang saja..
Saya: aku ingin pulang ke Indonesia.
Taemin: apa? Ah, baru segini saja sudah nyerah… payah…
Saya: baru segini?
Aku menatapnya dingin. Enak saja ‘baru segini’!
Taemin: sudah, kau istirahat saja dulu. Aku akan menemanimu sampai ayah mu datang.
Tiba-tiba terdengar dering handphone.
Taemin: halo?
Di seberang sana: ya, dengan taemin ya?
Taemin: ya, kenapa?
Di seberang sana: kami pihak sekolah tidak bisa menghubungi keluarga dari nia… ada nomor lain yang bisa kami hubungi…
Taemin: hei nia, ada tidak?
Aku menggeleng.
Taemin: ng, tidak ada… tidak usah kalau begitu… biar kami saja yang menghubunginya…
Taemin mematikan ponsel nya.
Taemin: mengapa ponsel ayah mu tidak aktif?
Saya: biarkan saja, itu lebih baik. Jadi dia tidak akan mengomeli luka ku… kalau kau ingin pulang, pulang saja…
Taemin: mana mungkin bodoh! Aku akan menjaga mu malam ini.
Saya: terserah saja… jam berapa ini?
Taemin: ng, jam 11… aku belikan kau makan ya? Nanti aku akan segera kembali…
Saya: tidak usah kembali juga tidak apa-apa…
Taemin: oke, aku pergi…
Aku menyalakan TV. Sebuah video klip dari ‘shinee’ sedang di putar. Aku merasa pernah melihat seseorang dalam video ini. Aku mengganti channel lain. Sebuah acara talk show sedang disiarkan…
Penyiar acara: penonton yang bergembira! Tentu kalian tidak ingin menunggu lama kan, siapa yang akan muncul satu ini… INI LAH DIA, SHINEEEE….. uwaaah, mereka terlihat bergembira… mari kita sapa terlebih dahulu ke… TAEMIN apa kabarmu? Dan..bla..bla…bla…
Aku mematikan TV dan menarik nafas dalam-dalam. Tiba-tiba pintu terbuka dan taemin pun masuk.
Taemin: maaf menunggu lama…. Ini makanan mu… aku belikan yang paling enak… hehe, cepat sembuh yaa, nia-noona… ayo dimakan…
Saya: ……
Taemin: kenapa tidak dimakan? Kau ngantuk?
Saya: ……
Taemin: nia-noona, ada apa dengan kau? Tidak nafsu makan? Yosh…, aku suapin mau ya? Ehehehe… ayo…aaaa….
Saya: keluar kau. Aku tidak terima hidup ku rusak di tangan ARTIS GADUNGAN seperti diri mu.
Ya, kata-kata itu tiba-tiba terucap begitu saja dari lidah ku. Taemin terlihat sangat terkejut.
Taemin: apa? Artis gadungan? Hah? kau kira jadi artis itu GAMPANG APA??! Kau tau, aku hanya ingin dihargai. Maaf sudah mengganggu hidup mu. Sebentar lagi teman-teman mu akan datang. Mungkin lebih baik mereka yang menemani mu malam ini. Permisi.
Ia pergi dan membanting pintu.
To be continued...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar